Ramadhan dan Kesempatan Menata Hati

Sesungguhnya,
Tiap-tiap dari kita memang tidak punya kuasa atas hati kita sendiri. Ia (hati) otoritas sepenuhnya dipegang oleh Sang Pencipta hati yaitu Allah. Banyak dari kita yang mungkin terlalu percaya diri bisa menjaga hati dari segala hal yang bisa mengotorinya serta yakin ia (hati) tak akan condong pada sesuatu yang tidak pantas.
Kita mungkin lupa bahwa ada dua musuh terbesar dalam hidup kita sehingga bisa saja hati kita mungkin jadi sering merasakan hal-hal yang salah dan tidak seharusnya. Siapa kedua musuh itu? Ialah yang bernama "hawa nafsu" dan "setan". Keduanya akan selalu menjadi musuh terbesar bahkan hingga ruh kita terlepas dari jasad.
Hawa nafsu sering sekali menjerumuskan si empunya kedalam jurang-jurang gelap dosa, terlebih ketika setan ikut campur. Maka makin menjadilah ia.
Untuk hawa nafsu, sebagian dari kita mungkin sudah tau bagaimana cara mengendalikannya dan menjadikan ia jinak, semisal mengerjakan puasa yang memang selalau jadi cara paling utama.
Akan tetapi musuh yang bernama "setan"? Bagaimana cara mengendalikannya? Sedang ia sendiri telah bersumpah akan mengganggu anak cucu Adam hingga kiamat tiba. Tidak ada yang bisa menangkal gangguannya kecuali hanya Allah semata. Maka meminta agar hati terjaga dari gangguan salah satu makhluk Allah ini adalah dengan meminta penjagaan kepada-Nya. Lalu, sudah seberapa sering kita meminta kepada Allah agar hati kita senantiasa dijaga bahkan dihijab dari perkara-perkara buruk? Seberapa lama dahi menempel pada sajadah beriringan dengan air mata yang mengalir deras , meminta perlindungan kepada Dzat Yang Maha Kuasa?
Lakalhamdu walakasysyukru, kita semua dizinkan bertemu kembali dengan bulan Ramadhan dimana selama 1 bulan musuh kita yang bernama "setan" Allah ikat, sehingga dengan mudah kita mengerjakan banyak ibadah. Tinggal "hawa nafsu" yang mesti kita tundukkan. Maka di 1 bulan ini, semoga kita bisa mengambil kesempatan untuk menata hati, agar iman-iman kita yang sudah ringkih tersusun kembali. Semoga kita bisa mengambil kesempatan sehingga tidak lagi bergantung kepada makhluk-Nya. Lalu, dituturkannya kita kepada jalan Cinta-Nya sehingga hati kita semua akan senantiasa damai terasa dan terjaga dari seluruh perkara yang mengotorinya. Semoga dan semoga. Aamiin Ya Allah...
Tulisan ini adalah nasihat untukku, untukmu dan untuk kita semua❤️
Semoga manfaat 🙏

@fulanahfatimah2

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Iman Yang Sempurna

Indahnya Istana Iman~

Pengabdian Diri🌾