Untaian Nasihat Diri
Allah bentangkan jalan pada setiap susah yang menerjang. Allah suguhkan benih kasih pada jiwa yang berdoa dengan penuh lirih. Siapapun kamu didunia ini, tujuanmu adalah kembali, bertamu pada Ilahi. Jangan risau dengan dunia yang selalu membuatmu merintih. Risaulah jikalau kau kembali namun tak ada Ridho Allah yang menyertai
Dalam derap-derap langkah yang kian menumbang, sesekali batu kerikil tak segan untuk menerjang. Lirih jiwa bergemuruh, menyuarakan pinta atas ketidakberdayaan.
Ada apa denganmu wahai mutiara yang terpendam? Adakah risau tengah menyerang? Adakah pilu tengah membuatmu membeku?
Wahai calon bidadari-bidadari syurga,
Apakah dunia ini tengah membuatmu merasakan penat berkepanjangan? Dan hampir membuatmu jatuh tersungkur?
Jikalau ada, maka cukup lapangkan hatimu dengan sepenuh sabar, basahkan bibirmu dengan dzikir hingga mampu membuat dunia bergetar, serta ruku' dan sujudlah agar masalah yang menimpamu kian memudar.
Mengapa masih ada keraguan dalam rongga dadamu? Sedangkan Allah selalu membersamaimu.
Belajarlah berdamai, dengan semua skenario yang telah terbingkai.
Jadikan ikhlas sebagai senjata agar keteguhanmu tak mudah terlepas.
Bukankah Syurga itu diiringi dengan kesengsaraan? sedang neraka diiringi dengan kesenangan.
Tentang statusmu didunia, Allah tak pernah mempermasalahkannya. Sebab, hanya amal yang kau punya yang akan kau persembahkan pada-Nya
Dunia ini memang Allah jadikan indah bagi para penikmatnya namun negeri akhirat jauh lebih mempesona bagi para pejuangnya.
Kekasih-kekasih Allah yang dijanjikan Syurga tak menjadikan dunia sebagai tujuan namun hanya jembatan, sebab di seberang sana ada muara indah yang membentang.
Untuknya, janganlah gundah menyelimutimu hingga membuatmu lupa bagaimana mempersembahkan dirimu untuk mengabdi pada-Nya.
Perih terasa saat berjalan diatas koridor-Nya itu biasa, sebab imbalannya adalah Syurga. Untuknya, mari kembali dengan menggenggam semua asa yang tersisa. Mari berjuang agar aku, kau, dia dan mereka dibersamakan kembali dalam panggung bernamakan syurga🍃
Ciputat, 20 Maret 2019
@fulanahfatimah
Dalam derap-derap langkah yang kian menumbang, sesekali batu kerikil tak segan untuk menerjang. Lirih jiwa bergemuruh, menyuarakan pinta atas ketidakberdayaan.
Ada apa denganmu wahai mutiara yang terpendam? Adakah risau tengah menyerang? Adakah pilu tengah membuatmu membeku?
Wahai calon bidadari-bidadari syurga,
Apakah dunia ini tengah membuatmu merasakan penat berkepanjangan? Dan hampir membuatmu jatuh tersungkur?
Jikalau ada, maka cukup lapangkan hatimu dengan sepenuh sabar, basahkan bibirmu dengan dzikir hingga mampu membuat dunia bergetar, serta ruku' dan sujudlah agar masalah yang menimpamu kian memudar.
Mengapa masih ada keraguan dalam rongga dadamu? Sedangkan Allah selalu membersamaimu.
Belajarlah berdamai, dengan semua skenario yang telah terbingkai.
Jadikan ikhlas sebagai senjata agar keteguhanmu tak mudah terlepas.
Bukankah Syurga itu diiringi dengan kesengsaraan? sedang neraka diiringi dengan kesenangan.
Tentang statusmu didunia, Allah tak pernah mempermasalahkannya. Sebab, hanya amal yang kau punya yang akan kau persembahkan pada-Nya
Dunia ini memang Allah jadikan indah bagi para penikmatnya namun negeri akhirat jauh lebih mempesona bagi para pejuangnya.
Kekasih-kekasih Allah yang dijanjikan Syurga tak menjadikan dunia sebagai tujuan namun hanya jembatan, sebab di seberang sana ada muara indah yang membentang.
Untuknya, janganlah gundah menyelimutimu hingga membuatmu lupa bagaimana mempersembahkan dirimu untuk mengabdi pada-Nya.
Perih terasa saat berjalan diatas koridor-Nya itu biasa, sebab imbalannya adalah Syurga. Untuknya, mari kembali dengan menggenggam semua asa yang tersisa. Mari berjuang agar aku, kau, dia dan mereka dibersamakan kembali dalam panggung bernamakan syurga🍃
Ciputat, 20 Maret 2019
@fulanahfatimah
Komentar
Posting Komentar