Hakikat Pencarian🍁
Duhai,
Tentang hidup ini, apa yang sebenarnya kita tuju? kemana sebenarnya kita harus melangkah? untuk apa sebeneranya kita hidup? siapa objek sebenarnya yang menjadi tujuan akhir dari kehidupan ini? dan masih banyak jutaan pertanyaan yang sering mengiang di telingamu juga telingaku. semua pertanyaan yang mengiang dalam pikiranmu tak seharusnya kau biarkan lewat lalu kau lupakan. semua pertanyaan itu harus kau jawab, dan jawabannya akan kau dapat ketika kau mau mencari.
lalu pencarian seperti apa yang harus kita lakukan?
aku, sempat berfikir bahwa setelah semua yang aku ingin di dunia ini telah aku dapatkan, maka apalagi yang harus aku cari?
berfikir tanpa ada ikhtiar untuk mencari jawaban atas semua pertanyaan yang tersedia takkan membantumu menemukan apa yang sebenarnya harus kau cari. Sebagai manusia yang telah Allah anugerahi kecerdasan berfikir seharusnya bisa menjadikannya sebagi jembatan untuk menemukan jalan sesungguhnya dalam perjalanan hidup. sayangnya, tidak semua bisa memahami ini. atau bahkan sebenarnya kita sudah paham namun tidak berusaha mencoba menggerakkan kaki untuk melangkah. berat, katanya?
ya, aku tau memang berat. namun sempatkah kita berfikir bahwa keberatan dan kesusahan yang kita alami tidak sebanding atas semua nikmat yang Allah limpahkan kepada kita?
sahabatku,
atas segala cinta yang telah Allah limpahkan kepada kita sebgai hambaNya, lantas apa yang akan kita persembahkan untuk membalas segala CintaNya? Mustahil rasanya jika hatimu tak tergerak sedikitpun untuk meniti jalan dalam koridor yang telah Allah tentukan.setiap orang pasti Allah beri kesempatan untuk hamba-hambaNya untuk melangkah mendekatkan diri kepadaNya, namun seringkali keegoisan dalam diri selalu menyelimuti sehingga nafsu selalu menjadi pemenangnya.
kefanaan dunia serta hiruk pikuk di dalamnya seringkali menjadi dinding penghalang terbesar dalam mengarungi jalan yang bermuarakan kebahagiaan yang hakiki.
seandaninya kita mengerti,
seandaninya kita tau,
tujuan dari penciptaan kita maka sudah tentu dunia tak akan bermesemayam serta terpatri dalam relung jiwamu.
seandainya kita mampu menggunakan penglihatan, pendengaran serta daya rasa kita sesuai dengan apa yang Allah mau dan inginkan sudah tentu kegelisahan, kegundahan serta kesusahanmu tak akan menyesakkan dadamu.
tahukan kau wahai sahabat?
saat kegelisahan, kegundahan serta kesusahan menerpamu, sebenarnya jiwamu sedang kehausan, jiwamu kelaparan dan jiwamu butuh asupan.
dan tahukan kau wahai sahabat, makanan seperti apa yang dapat mengenyangkan jiwamu? minuman seperti apa yang dapat menghilangkan dahaganya?
iman, taqwa serta ketaatan adalah makanan dan minuman yang dapat menyelamatkanmu dari kelaparan serta kehausanmu.
perkara bathin hanya bisa kau raba dengan hal-hal yang bersifat batin pula. maka untukmu, wahai sahabatku...
jalan satu-satunya untuk menyelesaikan semua masalah-masalahmu, menjawab semua pertanyaan yang mengiang dalam pikiranmu adalah dengan mendekatan diri dengan Ilahi Rabbi, meninggalkan maksiat yang selama ini membuatmu jauh dariNya serta menjemput keridhoan untuk mendapatkan cintaNya. kau tak perlu takut jika langkahmu hanya sendirian sebab Allah selalu membersamaimu saat kau meniti jalan menujuNya. Wallaahu 'alam... semoga bermanfaat.
-fulanahfatimah
Tentang hidup ini, apa yang sebenarnya kita tuju? kemana sebenarnya kita harus melangkah? untuk apa sebeneranya kita hidup? siapa objek sebenarnya yang menjadi tujuan akhir dari kehidupan ini? dan masih banyak jutaan pertanyaan yang sering mengiang di telingamu juga telingaku. semua pertanyaan yang mengiang dalam pikiranmu tak seharusnya kau biarkan lewat lalu kau lupakan. semua pertanyaan itu harus kau jawab, dan jawabannya akan kau dapat ketika kau mau mencari.
lalu pencarian seperti apa yang harus kita lakukan?
aku, sempat berfikir bahwa setelah semua yang aku ingin di dunia ini telah aku dapatkan, maka apalagi yang harus aku cari?
berfikir tanpa ada ikhtiar untuk mencari jawaban atas semua pertanyaan yang tersedia takkan membantumu menemukan apa yang sebenarnya harus kau cari. Sebagai manusia yang telah Allah anugerahi kecerdasan berfikir seharusnya bisa menjadikannya sebagi jembatan untuk menemukan jalan sesungguhnya dalam perjalanan hidup. sayangnya, tidak semua bisa memahami ini. atau bahkan sebenarnya kita sudah paham namun tidak berusaha mencoba menggerakkan kaki untuk melangkah. berat, katanya?
ya, aku tau memang berat. namun sempatkah kita berfikir bahwa keberatan dan kesusahan yang kita alami tidak sebanding atas semua nikmat yang Allah limpahkan kepada kita?
sahabatku,
atas segala cinta yang telah Allah limpahkan kepada kita sebgai hambaNya, lantas apa yang akan kita persembahkan untuk membalas segala CintaNya? Mustahil rasanya jika hatimu tak tergerak sedikitpun untuk meniti jalan dalam koridor yang telah Allah tentukan.setiap orang pasti Allah beri kesempatan untuk hamba-hambaNya untuk melangkah mendekatkan diri kepadaNya, namun seringkali keegoisan dalam diri selalu menyelimuti sehingga nafsu selalu menjadi pemenangnya.
kefanaan dunia serta hiruk pikuk di dalamnya seringkali menjadi dinding penghalang terbesar dalam mengarungi jalan yang bermuarakan kebahagiaan yang hakiki.
seandaninya kita mengerti,
seandaninya kita tau,
tujuan dari penciptaan kita maka sudah tentu dunia tak akan bermesemayam serta terpatri dalam relung jiwamu.
seandainya kita mampu menggunakan penglihatan, pendengaran serta daya rasa kita sesuai dengan apa yang Allah mau dan inginkan sudah tentu kegelisahan, kegundahan serta kesusahanmu tak akan menyesakkan dadamu.
tahukan kau wahai sahabat?
saat kegelisahan, kegundahan serta kesusahan menerpamu, sebenarnya jiwamu sedang kehausan, jiwamu kelaparan dan jiwamu butuh asupan.
dan tahukan kau wahai sahabat, makanan seperti apa yang dapat mengenyangkan jiwamu? minuman seperti apa yang dapat menghilangkan dahaganya?
iman, taqwa serta ketaatan adalah makanan dan minuman yang dapat menyelamatkanmu dari kelaparan serta kehausanmu.
perkara bathin hanya bisa kau raba dengan hal-hal yang bersifat batin pula. maka untukmu, wahai sahabatku...
jalan satu-satunya untuk menyelesaikan semua masalah-masalahmu, menjawab semua pertanyaan yang mengiang dalam pikiranmu adalah dengan mendekatan diri dengan Ilahi Rabbi, meninggalkan maksiat yang selama ini membuatmu jauh dariNya serta menjemput keridhoan untuk mendapatkan cintaNya. kau tak perlu takut jika langkahmu hanya sendirian sebab Allah selalu membersamaimu saat kau meniti jalan menujuNya. Wallaahu 'alam... semoga bermanfaat.
-fulanahfatimah
Masyaa Allah 💞
BalasHapusMaa Syaa Allah..
BalasHapusAmazing teh 😍